Senin, 09 Maret 2020


Aliras 💕 Rasa

**Fitrah Seksualitas**
Game Level 11

Bismillahirrohmaanirrohiim…



Assalamu’alaikum wrwb….
Seperti bunga yang butuh air…eh…tiba-tiba air hujan menyirami…
Ya…itulah ibaratnya materi game level 11 ini, tepat sekali dengan kondisi kami. Iyya kami sedang melakukan dan belajar tentang edukasi seksualtas sejak dini. Alhamdulillah kami mulai mempelajari dan mempraktekkan edukasi seksual sejak dini.

Kami mulai mencerna, memahami dan segera ambil gerak cepat tambal sulam dengan apa yang sudah kami lakukan selama ini…
Alhamdulillah kami semangat memperbaiki diri…

Si Adek yang sedang beranjak ke dua tahun, alhamdulillah kami move untuk mulai dan terus berusaha mempraktekkan tentang edukasi seksualtas sejak dini…Selain mendampingi si kakak …
Seruuu…

Alhasil kami sekeluarga mulai belajar bersama tentang edukasi seksualitas sekaligus mempraktekkannya…

Sebenarnya di hati ada kegalauan besar dalam menghadapi tantangan yang sangat luar biasa tentang adanya kekerasan seksualitas…
Dengan adanya materi ini semoga kami terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan…dan menjadi orang tua yang sangat perduli terhadap perkembangan seksualitas anak-anak kami…
Aamiin ya Rabb…

Berkembang Bersama…

Alhamdulillah…


Wassalamu’alaikum wrwb…



#Al-Ras
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbunsayiip
#fitrahseksualitas
@institute.ibu.profesional

Kamis, 05 Maret 2020


**Fitrah 💕Seksualitas**

Game Level 11
H-15

Bismillahirrohmaanirrohiim…

Assalamu’alaikum wrwb….
Wah-wah-wah…bapak memotret mas F lagi peluk dari belakang teman perempuannya. Mas…kenapa tadi itu…? “Itu tadi temanku…mau ambil miananku bu…” oh gitu …tapi kok kaya meluk ya…😊 engak bu…aku mabil minanku…
Ok mas…tapi besok lagi g boleh ya mas…cari cara yang lain…
Walapun ibi tahu mas F main-main….
Ok mas…? “mata merem melek…” seperti biasa…

Langsung kami breafing mas F yang lagi mainan karena g tahu terus solah peluk temannya dari belakang padahal tidak … ya ibu percaya karena dia begitu “culunnya” mau melakukan seperti apa yang dilakukan “peluk”. Tetapi ini menjadi moment yang pas untuk memberi tahu bahwa hal itu tidak boleh. Semoga menjadi pelajran yang berharga untuk mas F.

Di rumah aja ada temen perempuannya yang “kata temennya lagi” suka sama mas F hahahaha…
Responnya…? Ahaiii biasa saja dan seolah g tahu…
Tapi masa umur mas F sekarang adalah masa transisi yang sangat berbahaya dan harus tahu mana boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan…

So pelan-pelan kami sounding Bersama…

Tambah solih ya nak…



Wassalamu’alaikum wrwb…




#hari15
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbunsayiip
#fitrahseksualitas
@institute.ibu.profesional

Rabu, 04 Maret 2020


**Fitrah 💕Seksualitas**

Game Level 11
H-14

Bismillahirrohmaanirrohiim…




Assalamu’alaikum wrwb…
“Tik tik tik…” bukan “bunyi hujan di atas genting…” tetapi artinya adalah cantik… cantik … cantik hahaha…

Iyyyap…! Adek baru belajar bilang “cantik”. Nah akhir-akhir ini dia sering tuh ngacak-ngacak lemari jilbabnya ibu dan mau “ke…” (pakai). Alhamdulillah pas banget dengan apa yang sedang kami lakukan, yaitu melakukan edukasi seksual sejak sini. Si Adek sudah tahu tuh kalau dia tuh cantik pakai jlbab. Artinya tinggal kami kuatkan bersama bahwa sex dan gendernya adek adalah perempuan jadi dari pakaian dan sikapnya harus perempuan sehingga jadi peempuan sejati.

Selanjutnya Kami kenalkan dengan mas yang laki-laki, kami kenalkan cara pakainnya, kami kenalkan dahulu khusus peci, yang masih berkaitan dengan jilbab yang dikenakan adek.

Jadi…adek tuh pakai jilbab kalau mas pakai peci…
Yeeee sambil merem-merem matanya...


Nah itu dulu…. 😊😊😊
I love u…

Wassalamu’alaikum wrwb…



#hari14
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbunsayiip
#fitrahseksualitas
@institute.ibu.profesional

Selasa, 03 Maret 2020


**Fitrah 💕Seksualitas**

Game Level 11
H-13

Bismillahirrohmaanirrohiim…

Assalamu’alaikum wrwb…
Kemarin malam mas F mengerjakan tugas buat puisi dari ustadzah. Dari awal sudah minta hape untuk lihat puisi dan mau menulisnya. Kami bersepakat boleh lihat sebentar selanjutnya buat puisi sendiri. Tetapi mas F belum puas dan tetep mau lihat google untuk dicontek. Kami pun mem-breafing mas F kalau buat ya artinya tidak nyontek. Masih….ngeyel dan kekeh juga…

Mas F bilang tema puisinya tentang keindahan dan kasih sayang. Kami memberikan contoh tentang keindahan gunung, pelangi…mas F tidak mau…
Kami “merayu” lagi buat sendiri itu lebih bagus mas…lebih unik mas…, “bisa juga lho buat puisi tentang keindahan lego….”. Mas F tetap tidak mau. Akhirnya tetep diam…

Ayo mas Ibu ajari…mas F buat sedikit dulu…, “tetep diam”.
Ayooo mas…”ini lagi mikir” katanya
Alhamdulillah…

Setelah pagi hari ternyata ibu lihat baru ada judulnya saja “pelangi…”
Wah…

Ternyata setelah sholat subuh, mas F melanjutan puisinya, ternyata semalam ketiduran.
Dan sebelum berangkat Ibu memberi semangat kalau nanti pas maju di kelas insyaallah bisa…
Sambil pamitan…dan ibu cium…

Dalam hal ini kami menyoroti bahwa ketergantungan akan media digital juga berpengaruh negative. Mas F ingin cara instan mendapatkan puisi, tinggal buka google kemudian nyontek, selesai…
Tapi hal itulah yang menyebabkan kurang kreatifnya anak dalam menyelesaikan persoalan, tidak mau berfikir, maunya praktis…
Itu terjadi sama mas F seperti contoh diatas.

Seperti yang dibahas dalam diskusi hari ke-10 bahwa jika anak-anak disiapkan untuk belajar saja tanpa adanya tanggung jawab, hal ini akan merusak fitrahnya sebagai anak yang suka belajar dengan tanggung jawab dan bisa menyelesaikan masalah hidupnya.

Oleh karena itu kami mengajari untuk tanggung jawab “membuat puisi sendiri”

Alhamdulillah walaupun berjalan alot, akhirnya mas F berhasil buat puisi sendiri…

Pas pulang sekolah langsung cerita “ibuuuu aku bisa lho tadi puisinya…”
Nah apa ibu bilang mas F kan kereen… “senyum” saja…
Langsung ibu peluk dan memberi selamat…

Melalui tahap ini kami melakukan edukasi fitrah seksual dalam dimensi psikologis dan kulturalnya. Melatih tanggung jawab, menyelesaikan masalah, serta percaya diri merupakan bagian dari kultur yang harus melekat dalam diri mas F yang kelak akan menghadapi kehidupan sebenarnya.

Yuk mas…semangat jadi solusi untuk ang lain…

Jadi pembelajar sejati… 😊😊😊

Semangat terus yuk…

Wassalamu’alaikum wrwb…





#hari13
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbunsayiip
#fitrahseksualitas
@institute.ibu.profesional

Senin, 02 Maret 2020


**Fitrah 💕Seksualitas**

Game Level 11
H-12

Bismillahirrohmaanirrohiim…




Assalamu’alaikum wrwb…
Edukasi seksualitas sejak dini sangat penting dan orang tualah yang berkewajiban mengedukasinya. Seksualitas sendiri meliputi beberapa dimensi, yaitu dimensi biologis, sosial, psikologis dan kultural.  

Mengenai pentingnya edukasi seksualitas sejak dini yang menjadi tupoksi orang tua terhadap setiap anaknya, maka kami menindak lanjuti hasil diskusi 10 hari kemarin dengan breafing dahulu, mencatat poin-poin yang penting dan diaplikasikan untuk memperbaiki hal-hal yang telah dan belum serta seharusnya kami lakukan. Untuk tahap selanjutnya adalah kami kembali melakukan edukasi seksualitas dari dimensi psikologis, yang mana erat kaitannya dengan bagaimana menjalankan fungsi sebagai makhluk seksual, identitas peran atau jenis, serta bagaimana dinamika aspek-aspek psikologis (kognisi, emosi, motivasi, perilaku) terhadap seksualitas itu sendiri.

Dalam hal ini kami menekankan satu hal dalam fungsinya sebagai makhluk seksual, yaitu adanya sikap salig menghormati hak orang lian. Mas F sering meminta paksa atau mengambil tanpa ijin buku atau mainan milik adeknya sehingga adeknya nangis, mentang-mentang dia lebih besar dan lebih kuasa. Kami memberitahu dengan pelan-pelan bahwa mengambil paksa atau pinjam tanpa ijin adalah perbuatan tidak baik karena berkaitan dengan hak orang lain. Akhir-akhir ini sering kali mas F langsung ambil bukunya adek yang sedang dibaca karena ikut penasaran juga…sehingga adek nangis. Satu hal ini kami tekankan karena kelak dia dapat menyadari hak-hak orang lain dan menghormatinya…

Kami (khusunya Ibu) berusaha bicara dengan lembut sebagai contoh juga dalam hal edukasi seksualitas yang erat kaitannya di usia Usia 11-14th ( Anak didekatkan dengan sosok ibu). Untuk memahami bahwa Ibu sikapnya harus lembut, baik dan penuh pertolongan…

Soalnya ibunya “galak…” hahaha…astaghfirullah’aladziim…
Maaf ya nak Soleh …

Ibu pembelajar sejati… 😊😊😊

Semangat terus yuk…

Wassalamu’alaikum wrwb…

#hari12
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbunsayiip
#fitrahseksualitas

@institute.ibu.profesional





#hari12
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbunsayiip
#fitrahseksualitas
@institute.ibu.profesional

Minggu, 01 Maret 2020


**Fitrah 💕Seksualitas**
Game Level 11
H-11

Bismillahirrohmaanirrohiim…


Assalamu’alaikum wrwb…
Alhamdulillah badge YE dikanton mau lanjut badge OP ach…hi3…
Semangat Senin hari ini yach…
Se[erti si Umak sekarang ups 😊

Btw, setelah diskusi yang kereen dalam 10 hari kemarin, kami langsung cus tuh praktek hal-hal yang belum dilakukan yang seharusnya kami lakukan.
Di awal kami breafing dulu bahwa banyak hal-hal yang perlu dibenahi, tentang edukasi sek dan seksualitas sejak dini…

Mohon maaf sama mas F yang mungkin ada hal-hal yang kami belum lakukan, semoga langsug akselerasi seandainya ada hal-hal yang kurang dalam melayani dalam edukasi sek dan seksualitas.
Selanjutnya kami persiapkan untuk si Adek yang masih 15 bulan sambil berjalan edukasi terhadap si mas F.

Ke Adek langsung kami praktekkan untuk menghormati orang lain, dan untuk mengajari hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan terhadap orang lain.

Misalnya saja adalah tentang permisi jika mau gantiin celana Adek yang baru kena pipis, mengajari menutup aurat dengan mrngatakan “ayo tutup aurat….malu…nanti kelihatan orang…tutup-tutup…”. Ekspresinya Adek tertawa dan menutupi auratnya pakai kedua tangannya selanjutnya lari…dia mau dikejar…dan ditangkap, ketika ibu mau menangkap dia tertawa kencang. Selanjutnya seperti itu dia mau ditangkap…sama Ibu…”kenaaa” dia bilang begitu setiap ditangkap…

Alhamdulillah sudah mudeng ditutupi auratnya…walaupun belum mudeng apa artinya …hi3…
SElalu ceria ya sayang ku yang solekhah…yang sukak baca….. 😊😊😊

Wassalamu’alaikum wrwb…

#hari11
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbunsayiip
#fitrahseksualitas
@institute.ibu.profesional


**Fitrah 💕Seksualitas**
Game Level 11

H-10


Bismillahirrohmaanirrohiim…


Assalamu’alaikum wrwb…
Materi diskusi terakhir di game ini adalah tentang “Pentingnya aqil baligh scara bersamaan” yang dipresentasika oleh kelompok 5.
Berikut resumannya ya…



Pentingnya aqil baligh scara bersamaan
A.     DEfinisi Aqil Baligh
Baligh (balagha=sampai) merupakan kondisi natural seseorang yang pasti terjadi tergantung pada konsisi biologis yang dimilikinya. Artinya seorang manusia akan mencapai kematangan fisik di umur tertentu berdasarkan pertumbuhan biologisnya.

Sedangkan Aqil yang berasala dari Bahasa Arab ‘aqala yang maknanya berakal, mengetahui atau memahami. Orang yang berakal sesuai Namanya adalah orang yang sehat sempurna pikirannya, dapat membedakan baik dan buruk, benar dan salah, kemudian juga menetahui kewajiban, dan larangan serta mampu membedakan yang manfaat dan yang rusak.
 B.      Tanda-tanda Aqil Baligh
Perempuan
Lakilaki
    1. Mengalami pertumbuhan dibagian           payudara dan pinggul
  2. Mulai mengeluarkan darah haid atau menstruasi yang menandakan fungsi reproduksi mulai bekerja.

      1.      Tumbuh rambut pada keamluan
      2.      Tumbuh jakun
      3.      Suara menjadi lebih berat
     4.     Mulai mengalami mimpi basah dengan ejakulasi yang tidak disengaja

C.      Mengapa Aqil Baligh anak harus berkembang bersamaan?
     Jika berkembangnya Aqil dan Baligh tidak bersamaan maka, akan mengakibatkan                              ketidakseimbangan dalam diri anak tersebut.
Dan masalahnya sangat rumit karena berdampak pada masa depan anak dan lingkungan yang luas.
Karena bersamaan dengan melambatnya Aqil, maka kedewasaan fisik (Baligh) justru semakin cepat, kalo istilah dokternya “early puberty”.

Gas nafsu (Baligh) teraktivasi makin cepat, justru ketika rem (Aqil) nya teraktivasi semakin lambat.
Nafsu, yang terdiri dari sahwat (eros) dan ghadab (thanatos) membuncah dini justru saat fungsi akal tumbuh melambat.
Hal ini sesuai dengan pernyataan Piaget dan Kohlberg bahwa ”Moralitas berkorelasi positif signifikan dengan intelektual (Aqil)”.

Ada yang perlu dicemaskan lagi bahwa:
Pendidikan kita sedang menyiapkan generasi Baligh non Aqil… anak-anak kita dituntut focus belajar, sehingga tak perlu memikirkan masalah, mencari nafkah, memasak, mencuci pakaian sendiri, berjuang mengatasi hidup…
Apakah kita sedang menanti Reyhard-Reyhard baruuu?


 D.     Bagaiman jika Aqil Baligh tidak Berkembang Bersamaan?
Fisik blm siap digunakan untuk menanggung beban syariat, otak tak optimal berfikir jika tak diberi "makan", tentunya mereka akan rentan kesulitan, karena biasa dilayani dan diberi kemudahan. Mereka akan mudah emosi, stress, mengambil jalan pintas, malas dan apatis terhadap lingkungan. Dan pastinya mereka akan bisa membedakan mana baik dan salah.

Pada zaman sekarang… anak2 lebih cepat dewasa secara fisik daripada pemikiranya sehingga menimbulkan suatu masalah.
Misalnya pembulian, penyimpangan sosial, kekerasan dan napza, depresi, dan pergaulan bebas.

Contoh kasus di pondok… ada Senioritas dalam menyambut siswa yang baru, jika ada balas dendam dengan siswa baru berikutnya maka dalam hal ini siswa tersebut dikatakan belum Ber”Aqil” sehingga menyebabkan ketidakseimbangan dalam pondok tersebut.
Dan masih banyak kasus-kasus yang timbul karena tidak bersamaannya Aqil dan Balighnya.

E.      Tips Menjadikan Aqil Baligh Tumbuh Bersamaan
1.      Menanamkan nilai agama harus dari sejak dini, dari mulai dalam kandungan, bahkan jauh, dari mulai memilih pasangan
2.      Selalu dampingi tumbuh kembangnya, karena baginya kita adalah sahabat, teladan utama, dan kewajiban kita untuk mengetahui segala sesuatu tentangnya.
3.      Menginformasikan, mengedukasi tentang apapun yang berkenaan dengan aqil baligh, segalanya, termasuk hak dan kewajiban.
4.      Kenapa harus diimbangi? Karena logika anak sangat tajam pada usia menuju baligh.
5.      Menjadi orangtua, menjadi manusia=belajar sepanjang hayat
6.      Berlatih, menambah jam terbang. Selalu siap sedia menjadi pendamping, fasilitator dan teladan untuk mereka, si pembelajar


  

Wassalamu’alaikum wrwb…

#hari10
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbunsayiip
#fitrahseksualitas
@institute.ibu.profesional