Jumat, 26 April 2019



MELATIH KEMANDIRIAN ANAK
GAME LEVEL 2-T10-H2

                Eng...Ing...Eng...hari ini, Jumat 26 April 2019...pagi-pagi mas F sudah bangun dan santai rebahan di kasurnya. Eh ternyata belum sholat dan belum merapikan tempat tidur. Wah-wah...padahal hari ini masuk sekolah kok malah santai...marah...? Alhadulillah tidak...alhamdulillah bisa menahan emosi ... prestasi nih ups J. Karena kalau langsug marah terus disuruh ini itu biasanya pagi jadi cemberut...Selajutnya ketika diminta untuk sholat maunya mandi dulu...ya udah silahkan mandi yang cepet ya...dan seterusnya akhirnya berjalan normal...Alhamdulillah merapikan tempat tidur juga...dan handuk juga ditaruh jemuran... Alhamdulillah...
                Assalamualakum...suara mas F dari pintu samping. Hari ini mas F sampai rumah pukul 16.00 WIB. Seperti biasa langsung cari adeknya dan menciumnya. Eh3...habis salim langsung pamit terus lari sambil bilang main sebentar sambil bawa pistol. Tentu saja belum sempat dicegah...Dia tahu kalau tidak lari bakal ada pembiasaan yang setiap sore harus dikerjakan, tetapi hari ini dia mengelak  dengan caranya sendiri J...Ya sudahlah...ditunggu saja sampai pulang. Ketika pulang sampai rumah pukul 18.00 dan langsung mandi...(bilang sendiri) ...tetapi ternyata tidak juga eh...makan jajan dulu...baru mandi buru-buru terus lari ke masjid karena sudah ditinggal bapaknya. Terus setelah sholat mahrib baru ditanyakan kenapa lama pulangnya. Iya aku tuh bilang mau main lama tetapi bilangnya pas di luar itu lho bu... kata mas F seperti biasa akal cerdasnya bermain hahaha...(lho...ibu kan tidak mendengar... J ). Akhirnya sudah langsung ke masalah buku yang berserakan...
                Wuiiih mas F tadi pulang sekolah ternyata menaruh tas masih sembarangan dan semalam buku yang tidak digunakan masih berserakan di lantai...ramai lantainya J (lihat gambar atas) hal ini sangat butuh kesabaran...OK mas kita belajar bersama ya ...bahwa untuk rapi, disiplin butuh proses...yuk berproses bersama...kita menikmati proses ini dengan sunggh-sungguh dan gembira...(catatan: umaknya stok sabar yang banyak ya....).  
Keberhasilan hari ini ... kami masih berproses...
  
Lihat episode berikutnya ...i lope yu mas F...        


#hari2
#gamelevel2
#tantangan10 hari
#melatihkemandirian
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional


Kamis, 25 April 2019


MELATIH KEMANDIRIAN ANAK
GAME LEVEL 2-T10-H1


Rosul penah bersabda bahwa “tidak ada makanan yang lebih baik untuk seseorang melebihi makanan yang dihaslkan oleh tangannya sendiri. Nabi Daud makan dai hasil tangannya sendiri“ (H.R. Al Bukhari).
Berdasakan hadits tersebut, maka kemadirian setiap anak sangat penting dan merupakan keharusan karena kelak setiap anak akan menjadi dewasa dan akan mengurus dirinya sendiri bahkan mengurus pasangan hidupnya. Kemandirian anak tidak terbentuk seketika, tetapi harus berproses dari kecil dan membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena game level 2 ini sangat membantu dan sangat berguna karena merintis anak untuk mandiri sejak dini agar menjadi pribadi yang tangguh menghadapi kehidupan.
Alhamdulillah hari ini masuk tantangan 10 hari game level 2 hari pertama. Game level 2 ini adalah tentang kemadirian dimana saya memfokuskan pada kemandirian anak, dan kemandirian yang saya latih ditantangan ini adalah merapikan tempat tidur, menaruh handuk pada tempatnya setelah mandi dan menaruh buku yang baru dibaca di tempatnya kembali.
Pagi hari ini berawal cantik karena tiba-tiba mas F sudah bangun pagi-pagi dan langsung bilang bahwa aku bangun pagi nanti mau merapikan tempat tidur setelah sholat subuh. Saya pun tersenyum bahagia dan memujinya. Setelah mas F sholat subuh langsung merapikan tempat tidur. Ah lupa tidak ada fotonya ya...lain kali lah... J
Mengenai handuk, saya hanya bilang “mas, nanti setelah mandi handuk di hunger dan dijemur ya biar handuknya kering dan awet. Iya ibu... jawabnya lembut. Alhamdulillah komprod masih berjalan dan ini membantu dala game level 2 ini. Setelah mas F mandi saya tidak bisa melihat bagaimana prosesnya karena ketika saya berangkat sekolah mas F belum mandi. Tetapi ketika sore hari saya mengkonfirmasi katanya handuk sudah sesuai dengan petunjuk ibu...alhamdulillah...
Mengenai buku yang baru dibaca untuk hari ini mas F belum maasimal karena buku masih dibanyak tempat dan belum terkondisikan dengan baik bahkan ada buku yang masaih di kamar yang belum dikaembalikan ke tempat semula. Hal ini mungkin karena mas F bukunya sudah tidak muat lagi kalau ditaruh semua di rak buku, jadi banyak buku yang ada di rak dan ada yang di meja.
Secara umum hari ini berlangsung cerah, dan ketika malam tanggung jawab mempersiapkan buku, baju serta sepatu sudah otomatis...Alhamdulillah.... Cuma belajanya belum hi3...Tas untuk sekolah esok hari serta sepatu plus kaos kaki sudah terpasang rapi di depan pintu siap dibawa berangkat sekolah besok. Sukses dan berkah mas ... i love u J


#hari1
#gamelevel2
#tantangan10 hari
#melatihkemandiriananak
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Rabu, 17 April 2019


Aliran Rasa
Game Level 1-Komprod


Berawal dari ingin berubah menjadi lebih baik, bukan menjadi ibu ala-ala hi3...Saya mulai mempersiapkan untuk mengikuti kuliah BunSay. Setelah berhasil masuk sebagai mahasiswa Bunsay Joglo,  ternyata bentuk kuliahnya  adalah game-game setiap bulan dan setiap game ada tantangan 10 hari. Tantangan 10 hari tersebut dituliskan setiap hari dan dipublikasikan dalam media sosial.

Alhamdulillah game level 1 sudah dilalui. Game level 1 adalah tentang komunikasi produktuf (komprod) dengan diri sendiri, dengan pasangan dan dengan anak. Untuk game level 1 ini saya fokuskan komprod dengan anak. Beberapa hari sebelum komprod sudah breafing sama Inod ( baca :suami) kalau besok ada game level 1. Hi3...satu hari sebelum tantangan komprod dimulai masih seperti biasa ...masih suka naIk-naIk gunung emosinya J, dan inod pun menggoda dengan kalimat “komprod-komprod...”. Hi3...iya-iya ...maaf...
Hari pertama sampai hari ke sepuluh alhmdulillah lancar, walaupun tidak semua poin komprod berhasil 100%. Tetapi hadiahnya adalah anak mulai respek sama ibunya dan ibunya sudah dibilang baik J. Biasanya di pagi hari sering “berantem” sehingga ketika berangkat sekolah anak cemberut dan salim pun sambil cemberut dan ini tidak nyaman di hati. Kadang setelah kejadian seperti itu , dijalan bilang sama inod kalau g suka sama ibu..aku mau ganti ibu saja.... dan seterusnya...huahuaaaa...Sampai begitu sama ibunya. Ketika malam tiba biasanya jadi sedih banget karena emosi masih merajalela dihati...
Astaghfirullahaladzim...
        Komprod dengan anak otomatis komprod juga dengan inod walaupun tidak menjadi fokus untuk laporan. Alhamdulillah saling mengingatkan dan semoga komprod selamanya karena memang luar biasa bermanfaat. Sampai saat inipun masih kmprod dan akan menjadi formula sererusnya dalam alur kehidupan rumah tangga kami...insyaallah... bismillah saya ingin memperbaki diri...Walaupun terkadang lupa karena kebiasaan yang sudah begitu lama...tetapi saya puter balik lagi ingat formula bagaimana komprod dengan anak dan dengan pasangan. Inod kadang memberikan kode dengan tangan untuk menurunkan suara tinggi saya dan sebaliknya ketika Inod lupa komprod juga saya ingatkan...Alhamdulillah J
        Ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih baik lagi dimulai dari game level 1 dan game-game selanjutnya...semoga istikomah...aamiin. Di kelas BunSay Joglo ini saya merasakan manfaat yang luar biasa dan semangat yang tercharge dari teman-teman yang sangat luar biasa...masyaallah bertemu sama orang-orang yang luar biasa membuat saya semakin ingin memperbaiki diri...Allahuakbar...bismillahirrohmaanirrohiim...

Man jadda wajada ...


#alras
#gamelevel1

#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional

Sabtu, 06 April 2019


KOMUNIKASI PRODUKTIF DENGAN ANAK
GAME LEVEL-1-T10-H10

          Alhamdulillah sepuluh hari sudah berlangsung, artinya sepuluh hari belajar menahan emosi ... hi3 karena saya terbiasa suka sama emosi ...ups J.
          Menjadi seorang ibu adalah karunia yang luar biasa karena Allah menjadikan ibu adalah makhluk spesial karena bersama ibu lahirlah anak-anak yang hebat dan berkualitas, yang kelak menjadi kalifah-kalifah di muka bumi. Karena itulah tentu Allah memberi kekuatan bagi seorang ibu agar bisa menjadikan anak-anaknya seorang kalifah yang hebat. Lalu bagaimana jika seorang ibu belum bisa sesuai dengan amanah Allah...pasti ada kesalahan dalam diri seorang ibu tersebut...ia belum memantaskan diri atas apa yang telah Allah amanahkan, ia belum menyadari bahwa anak yang hebat harus ditangani secara hebat pula... J. Ibu adalah madrasah bagi anak-anaknya, maka jika ibu itu baik maka anak-anaknya juga baik dan meluluskannya dengan membekali ketakwaan, sebaliknya jika ibu itu buruk maka ia akan memberikan keburukan pula pada anak-anaknya. Karena itulah saya mulai sekarang insyaallah terus belajar dan menjadi pembelajar selamanya...aamiin..., karena menjadi ibu tidak ada sekolahnya...karena menjadi ibu harus siap siaga dengan berbagai keadaan yang ada...bismillah semangat memperbaiki diri untuk anak-anak yang hebat, untuk anak-anak khalifah bumi...dan belajar ikhlas karena dengan keikhlasan...menjadi ibu akan memberikan kebahagiaan sangat luar biasa...
Hari ini, Sabtu 6 April 2019, seperti hari-hari sebelumnya tantangannya adalah mengendalikan emosi, menyampaikan infomasi secara singkat dan sederhana, empati dan observasi. Hal-hal tersebut stelah dipraktekkan ternyata dampaknya luar biasa. Saya yang tadinya biasa “berantem” sama mas F, setelah belajar hal-hal tersebut alhamdulillah mulai berkurang. Jika di pagi hari biasa uring-uringan karena masalah mandi, ganti baju dan sebagainya...yang membuat mulut ingin ngomel...tetapi setelah melaksanakan tantangan 10 hari ini banyak sekali berkurang hal-hal negatif yang terjadi... Mas F tidak lagi “ingin ganti ibu...ups! L JJ”, sekarang ibu baik... J
          Saat pukul 14.00 Wib ternyata belum sholat dhuhur dan belum makan (hati sebenarnya gemes mau meledak...ups!...stop diriku..eh iya harus mengendalikan emosi...), ternyata setelah observasi dengan ramah, mas F baru menata buku yang kemarin hampir kena air hujan yang bocor di rumah...ia bilangnya ketika adzan belum selesai merapikan buku dan belum makan siang juga. Akhirnya saya meminta mas F untuk sholat, setelah itu saya menyuruhnya makan siang. Alhamdulillah mas F melaksanakan dengan penuh kesadaran. Ketika diminta untuk mematikan televisi juga mau...
          Alhamdulillah aktivitas baca dan ngaji berjalan lancar dan ceria. Sebelumnya mas F cerita kalau baru ketemu ular dan ia bilang takut...terus kemarin baru jatuh dan kakinya merasa sakit...wah...sakit ya mas, diobati mas...(saya melihat luka di tangan dan kaki mas F) ...besok lagi hati-hati ya...saya berempati atas apa yang terjadi, sehingga mas F merasa nyaman dan diperhatikan.
Setelah sholat isa mas F belajar bahasa Inggris tentang cara membaca jam dalam bahasa Inggris, pekerjaan rumah dari ustadnya, sehingga harus diselesaiakn dengan baik malam ini. Ternyata baru setengah perjalanan mas F sudah ngantuk. Sebelumnya ibu sudah bilang kalau mengerjakan setelah isa pasti ngantuk mas, seperti kemarin-kemarin karena cape... sudah seharian main. Ia bilang tidak bu...,baiklah kalau begitu, eh ternyata betul ngantuk...eiiit tetapi masih mau makan snack dulu...ya tidak apa-apa...Alhamdulilah masih bisa menahan emosi...janjinya besok pagi dilanjutkan...
Alhamdulillah hari ini berjalan nyaman...
Bukan tantangan 10 hari...tetapi ini adalah awal tantangan sepanjang waktu dan sepanjang hari...
Ini baru mulai...bismillah ke depan terus belajar...


#hari10
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional


Jumat, 05 April 2019


KOMUNIKASI PRODUKTIF DENGAN ANAK
GAME LEVEL-1-T10-H9

          Assalamualaikum...ibu salim..., mas F cium tanan dan langsung cerita bahwa ia pulang lama dari masjid karena sudah baca Al Quran di masjid dan sudah berdoa kemudian sholat lagi dua rokaat. Wah...hebat ...sholat apa yang dua rokaat mas? sholat mahrib kan 3 rokaat? bukan bu...nah setelah sholat 3 rokaat to...terus aku berdoa terus sholat lagi 2 rokaat, sholat sunah bu..., oh gitu to..wah pahalanya banyak sekali mas...luar biasa..., matanya langsug berbinar...terus saya bilang, mas...kalau ngaji kan harus disimak ibu biar bisa dibetulkan jika ada yang masih salah...sekarang ambil Al Quran yuk...kita ngaji bentar satu hlaman saja ibu yang menyimak biar kalau ada yang salah dapat dibetulkan...Loh kok satu halaman? iya seperti biasa to cuma satu halaman kalau konsentrasi pasti bisa cepet...OK? Yuk ambil Al Qurannya..., mas F segera ambil Al Quran dan ngaji di sampmg saya dengan nyaman.
Kejadian mas F lapor kalau sudah baca Al Quran di masjid adalah modus mas F tidak mau baca Al Quran dirumah karena nanti akan lebih lama, sehingga alasannya sudah baca dulu di masjid. Biasanya mas F kalau saya minta untuk ngaji lagi tidak mau dan ngambek karena keburu mau main lagi. Alhamdulillah hari ini berjalan tidak seperti biasanya. Walaupun sudah baca Al Quran di masjid masih mau baca lagi di rumah.
Assalamualaikum...! muka manyun... J. Waalaikum salam sayang..., tidak mau jawab! Kata mas F sambil menuju ruang tamu. Ah biasanya kalau seperti ini baru berantem sama temannya. Kenapa mas ...(sambil usap punggung dan melihat wajahnya)? kok tiba-tiba cemberut gitu...?itu loh Andira...tadi kan aku udah minta maaf tapi malah nangis dan g mau memaafkan....Oh...baru main plosotan to tadi ...? (kebiasaannya kalau ijin sholat lebih awal main plosotan dahulu deket masjid), terus Andira jatuh...?Iya kan aku udah minta maaf malah g mau memaafkan... (diulangi lagi...). Mas F kan yang mendorong Andira?iya bu...katanya sambil cemberut. Nah kan mas F yang salah to karena mendorong Andira, mas F kok malah marah-marah...?mas F harus sabar, apalgi mas F lebih besar to...jadi harus lebih tahu ya...Kejadian seperti ini sering terjadi ketika ijin sholat awal pasti main dulu baru sholat dan main lagi sambil pulang..., nah biasanya saya langsug cus marah karena main sebelum dan sesudah sholat...dan mas F langsung cemberut dan tidur... J. Alhamdulillah aman terkendali.
          Selanjutnya mas F main lego lagi...Ujung-ujungnya ketika masih cemberut dilanjutkan sama keinginannya beli sepeda...mukanya sedih karena belum dibelikan sepeda...Mas kemarin kita sudah deal to...sambil nunggu ibu nabung mas F baca buku dulu to... itu buku EBMnya masih banyak...mas..yang sabar...ditahan keinginannya sampai ibu cukup uang dulu ya...sekarang konsentrasi baca dulu...iya bu...jawabnya dengan muka yan masih cemberut. Mas...lihat laptop punya ibu yang biru...?itu rusak lho mas...tapi ibu belum beli karena ibu baru nabung dulu biar uangnya cukup...ibu masih sabar sampai nanti bisa beli...dengan muka yang sudah mulai empati ke ibunya mas F bilang iya bu...matanya sambil berkaca-kaca. Mas F harus sabar..., kan mas F selalu beli mainan yang lain..dan itu harus dsyukuri...nnati kalau uang ibu cukup kita beli sepeda ya...iya bu...
Alhamdulillah berhasil melunakkan hati mas F yang hari ini marah sama temannya dan ingin segera beli sepeda... dengan menahan emosi, simpati dan jelas memberika pujian membuat semua berjalanlancar hari ini...



#hari9
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional


Kamis, 04 April 2019


KOMUNIKASI PRODUKTIF DENGAN ANAK
GAME LEVEL-1-T10-H8

Menyadari bahwa anak adaah titipan yang unik, spesial, dan terbaik, membuat saya ingin belajar lebih baik lagi untuk memantaskan diri menjaga amanah yang unik dan spesial ini. Alhamdulillah hari ini mampu mengendalikan emosi ketika badan capai dari rutinitas yang banyak menguras energi.

Hari ini Kamis, 4 April 2019 mas F libur karena kemarin baru pentas akhir tahun sekolahnya. Kebiasaannya jika libur adalah sama mbah di rumah. Kondisi inilah yang sering kali membuat mas F kurang terkontrol dari kebiasaan yang sudah terjadwal secara apik dan terencana. Saya berfikir bahwa namanya masih anak-anak wajar saja jika belum seratus persen dapat melakukan kewajiban secara mulus setiap harinya, dan inilah yang menguatkan hati agar lebih mengendalikan emosi saya hari ini, terlebih jika melihat mas F terus membesar...ah hati jadi sedih...karena hal ini, rumah berantakan, mainan dimana-mana karena eksplorasinya sangat tinggi dan sebagainya...tidak berlangsung lama, nanti tiba-tiba tidak terasa mas F harus pergi merantau mecari ilmu dan jarak fisik antara kami sudah jauh...aaah sudah membayangkan hal-hal seperti ini saja...membuat sedih ...(sambil menangis...). Yang penting harus tetap diberi tahu yang baik dan yang tidak baik, dan saya harus terus belajar bagaimana agar mas F berhasil memahami. Alhamdulillah ucapan juga saya rem agar tidak “bentrok” seperti biasa yang ujung-ujungnya justru mas F ngambek dan tidak melakukan apa-apa. Merugikan kedua belh pihak.
Mengatakan apa yang saya inginkan dengan singkat untuk membereskan mainan, menata buku untuk esok hari, baca, dilakukan mas F dengan baik....walaupun banyak tenggang waktu dari basanya. Selain itu tidak lupa kebiasaan ngaji di malam hari juga dilkaukan dengan baik...Tidak lupa juga juga ciuman mendarat di pipi ketika habis mahrib...yang menandakan keromantisan kami...Kamu tetap hebat dan bertanggung jawab mas ...terus belajar lebih baik lagi ya...kita bersama saling mendukung untuk menjadi lebih baik lagi...
Semoga kita selau dalam lindungan Allah ya Mas F...i love u...
                             #hari8
                             #gamelevel1
                             #tantangan10 hari
                             #komunikasiproduktif
                             #kuliahbundasayang
                             @institut.ibu.profesional


Rabu, 03 April 2019

KOMUNIKASI PRODUKTIF DENGAN ANAK

GAME LEVEL-1-T10-H7



Hari ini, Rabu 3 April 2019 libur Isro’Mi’roj saya belajar menahan emosi dari kegiatan mas F. Karena di pagi hari ketika mau berangkat pentas ternyata ada sabuk yang belum disiapkan dan untuk mencarinya butuh waktu yang lama. Biasanya saya langsung cus marah....bla...bla...bla...dan diujung cerita biasanya mas F berangkat dengan muka cemberut dan salim pun cemberut...selanjutnya saya menahan emosi lagi ketika ada baju sekolah masih dikamarnya dengan berantakan..., dan ketika kewajiban ngaji yang harusnya sore dan malam ternyata hari ini hanya sekali saja yang malam hari. Hari ini saya membiarkan mas F mendapat keringanan karena libur biar tidak cemberut terus. Tetapi secara umum mas F sudah melaksanakan kewajiban yang biasa dikerjakan dengan baik.

Ketika sore setelah sholat ashar, mas F langsung salim dan bilang mau baca dan bilang bahwa ngajinya nanti habis mahrib ya bu...biar tidak seperti kemarin yang kemalaman sehingga pas ngaji sudah ngantuk. Setelah baca masa F langsung salam dan lari...belum merapikan mainan karena dia bilang nanti mau dipakai lagi ...Saya membiarkan lagi, dan mas F langsung lari pergi main...saya berusaha slow... lagi...J
Setelah solat mahrib, saya hampir naik daun lagi karena ketika ngaji mulai ngeyel dan tidak mau ngaji bareng saya karena lama..., mas F inginnya cepet-cepet. Alhamdulillah bisa dilalui dengan damai. Setelah sholat isa main lego sampai lama... dan ketika diminta merapikan mainannya masih belum mau, dan saya masih membiarkan saja...sampai akhirnya saya dekati dan masih belum mau juga ...saya tinggal lagi dan setelah pukul 21.30 saya dekati lagi dan meminta mas F agar merapikan mainannya. Alhamdulillah mau merapikan dengan sedikit minta bantuan ibu. Ternyata Mas F membuat bengkel tingkat dan membuat kafe dari lego yang dia susun. Selain itu mas F juga belajar IPA yaitu tentang rotasi bumi menggunakan senter yang baru dibelinya. Hal ini ditunjukkan ke ibu... Selanjutnya bersih-bersih dan tidur....
Alhamdulillah dengan sedikit memberikan kelonggaran waktu bisa menahan emosi dan ternyata yang dipelajari dan dibuat mas F juga banyak walaupun mainnya juga lama...Susunan lego yang mas F buat adalah bengkel tingkat (seperti gambar di kiri atas) dan kafe seperti tampak berikut :) 

Mas F...mas F...tetap semangat belajar ya...mainmu adalah belajarmu... muah3... dan ibu yang belajar dari mas F...


#hari7
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional